Apa alasan medis ada orang yang ketagihan makanan pedas?

Mimin Menjawab pertanyaan dari pembaca

Di dalam makanan pedas yang mengandung rasa pedas atau bumbu yang memberikan sensasi panas pada lidah mengandung sebuah zat yang disebut capsaisin. Capsaicin ditemukan dalam paprika merah, cabai dan anggota lainnya dari kelompok capsicum. Ini menyebabkan sensasi rasa sakit yang membakar di mulut dengan memicu saraf trigeminal, yang memiliki cabang di mata, hidung, lidah dan mulut. Di mulut, ujung cabang ini sensitif suhu dan zat asing seperti capsaicin. Karena capsaicin tidak mengaktifkan perasa, zat ini tidak memiliki rasa spesifik.

Zat ini memicu pengeluaran hormon endorfin ( pereda nyeri alami ) yang memberikan sensasi rasa yang nikmat ke tubuh. Rasa nikmat ini bersifat adiktif artinya ketika rasa itu hilang ada kecenderungan untuk membuat sensasi itu hadir kembali. Makanya orang yang senang mengonsumsi pedas cenderung akan terus menerus mengonsumsi makanan tersebut walaupun keringat mulai bercucuran di pelipis dan kepala, lendir keluar dari hidung, dan mulut terbuka sambil menjulurkan lidah, orang tersebut lanjutkan makan hingga perut terasa kenyang.

Sumber:

  • https://www.newscientist.com/article/mg13418172-800-science-spicy-food-eaters-are-addicted-to-pain/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6273101/
Penulis
Penulis

Asriadi Masnar