4 Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui tentang Vitamin A

Kontributor
Kontributor

Salsabila Mega Kencono Ganggi

“Vitamin A dapat ditemukan di sayur-sayuran atau buah-buahan yang berwarna oranye seperti wortel, ubi, stroberi, paprika. Selain itu daging, hati, telur, ikan dan produk olahan susu juga mengandung vitamin A.

Daftar Isi

Apakah Vitamin A itu ?

Vitamin A merupakan salah satu zat gizi mikro yang sangat dibutuhkan oleh tubuh karena vitamin A diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan. Terutama untuk penglihatan, sekresi mukus, memelihara jaringan epitel, dan reproduksi. Selain itu, vitamin A pun dipergunakan untuk regenerasi pigmen retina mata dalam proses adaptasi gelap dan berperan dalam sistem kekebalan tubuh.Vitamin A merupakan salah satu zat gizi mikro yang sangat dibutuhkan oleh tubuh karena vitamin A diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan. Terutama untuk penglihatan, sekresi mukus, memelihara jaringan epitel, dan reproduksi. Selain itu, vitamin A pun dipergunakan untuk regenerasi pigmen retina mata dalam proses adaptasi gelap dan berperan dalam sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Makanan Anti Galau

Faktor Risiko Kekurangan Vitamin A (KVA)

Kekurangan vitamin A atau KVA dapat disebabkan oleh berbagai faktor penyebab. Faktor-faktor yang dapat menjadi pemicu atau penyebab terjandinya KVA, yaitu:

  1. Kurangnya asupan atau konsumsi vitamin A.
  2. Gangguan proses absorbsi/penyerapan vitamin A pada usus.
  3. Gangguan proses penyimpanan vitamin A pada hati.
  4. Gangguan proses konversi provitamin A menjadi vitamin A.
  5. Defisiensi atau kekurangan gizi (malnutrisi).
  6. Kebiasaan makan yang buruk dan tidak bervariasi.
  7. Rendahnya konsumsi lemak dan protein.
  8. Kurangnya menjaga kebersihan atau higeni.
  9. Infeksi dan parasit.

Dampak Kekurangan Vitamin A pada Tubuh

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan seperti :

  1. Rabun senja atau terganggunya penglihatan pada saat sore atau menjelang malam.
  2. Konjungtiva xerosis (XIa) yaitu keriputnya lapisan air mata dan konjungtiva xerosis (XIb/ bercak bitot) yaitu lesi xerosis konjungtiva yang dilapisi lapisan putih suatu material seperti sabun. Hingga kebutaan.
  3. Campak, kulit menjadi kering dan kasar (keratinized), dan luka sukar sembuh.
  4. Gagal tumbuh pada anak.
  5. Diare
  6. Infeksi ginjal dan kantung kemih, batu ginjal, dan gangguan kandung kemih akibat keratinisasi pada permukaan saluran kemih.
  7. Radang paru-paru, ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), dan pneumonia.
  8. Penurunan imun atau kekebalan tubuh karena respon antibodi yang bergantung pada sel-T (limfosit yang berperan pada kekebalan selular) menurun. Sehingga menjadi rentan terkena penyakit.
  9. Terganggunya perkembangan tulang dan sel epitel pembentuk email dan pertumbuhan gigi, pertumbuhan tulang yang terlambat, serta bentuk tulang tidak normal.
  10. Diferensiasi sel. Perubahan bentuk pada sel tubuh dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembanagn pada sel, jaringan, organ, hingga tubuh.
  11. Kematian karena infeksi.

Pencegahan dan Penanganan

Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya KVA yaitu :

  1. Memberikan suplementasi dan atau fortifikasi vitamin A.
  2. Pemberian obat mata.
  3. Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A (ikan, hati, telur, sayuran hijau, buah berwarna merah, kuning, dan jingga).
  4. Memberikan vitamin A pada ibu nifas (<30 hari : 200.000 IU),  bayi 6-11 bulan (100.000 IU atau tablet biru), dan bayi usia 12-59 bulan (200.000 IU atau tablet merah)

Sumber:

  • Fithriyana R. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Vitamin A Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Di Desa Kuantan Sako Tahun 2016. J Doppler Univ Pahlawan Tuanku Tambusai. 2018;2(1):50-57.
  • Maulina N. Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Cakupan Imunisasi Vitamin A. J Aceh Med. 2018;2(2):224-232. 
  • Nur Setia Restuti A, Annisa Fitri Y. Hubungan antara Tingkat Asupan Vitamin A, Zinc, dan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) dengan Kejadian Diare Balita. Indones J Hum Nutr. 2019;6(1):32-40. doi:10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.
  • Sanif R, Nurwany R. Vitamin A dan Perannya dalam Siklus Sel. J Kedokt. 2017;4(2):83–8.
Editor
Editor

Asriadi Masnar

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on telegram