santan

Santan Kelapa dan 3 manfaatnya

Daftar Isi

Kelapa (Cocos nucifera) merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Produksi kelapa di Indonesia pada tahun 2011 mencapai 3,1 juta ton. Penggunaan kelapa di Indonesia untuk keperluan bahan pangan antara lain dikenal dalam bentuk kelapa segar, minyak kelapa, kelapa parut dan santan. Secara luas santan dimanfaatkan masyarakat untuk menambah sifat organoleptik dan sensoris makanan dan minuman, baik skala industri maupun rumah tangga. Penggunaan kelapa untuk pembuatannya di Indonesia diperkirakan mencapai 600 juta butir per tahun.

Santan berasal dari bagian daging putih kelapa tua yang merupakan buah dari pohon kelapa. Santan memiliki wujud yang kental dan tekstur lembut. Masakan yang berasal dari negara Asia Tenggara biasanya menggunakannya sebagai bagian masakan, termasuk di Hawaii, India, dan beberapa negara-negara di Amerika Selatan.

Santan merupakan bahan masakan yang populer, terutama dalam masakan Asia Tenggara.  Cairan yang berasal dari daging buah kelapa cokelat tua yang dicampur dengan air ini dapat menjadi alternatif pengganti susu yang memberikan rasa gurih. Berwarna putih seperti susu, ia dapat dibuat menjadi kental maupun lebih encer. Sebelum mengetahui manfaat santan, yuk ketahui dulu nutrisi yang terkandung didalamnya.

Kandungan Gizi Kelapa

Beberapa studi mengungkapkan bahwa kelapa mengandung zat gizi lemak jenuh yang cukup tinggi dan terbentuk secara alami dari asam lemak rantai pendek dan menengah (MCT), seperti asam laurat. Asam lemak jenis ini tidak diolah melalui pembakaran seperti halnya lemak minyak, dan karbohidrat. Ia tidak tersimpan sebagai lemak cadangan melainkan langsung dibakar dan digunakan sebagai energi. 

Namun, MCT tidak seharusnya diberikan untuk penderita DM (Diabetes Mellitus) karena dapat meningkatkan keasaman darah akibat produksi zat keton yang meningkat. Tentu hal ini dapat menggangu proses metabolisme di dalam tubuh.

Santan kelapa juga mengandung zat gizi yang dapat memiliki manfaat bagi tubuh, seperti, Vitamin C, Thiamin (vitamin B1), Folat, Kalium, Mangan, Tembaga, Selenium, Besi, Fosfor, dan Kalium. Dalam setiap takaran cangkir atau setara 240 gr, terkandung 554 kkal, ada 57 gr lemak, dan 5 grprotein. Santan juga mengandung sekitar 13 gr karbohidrat dan 5 gr serat.

Manfaat Santan Kelapa

  1. Mengurangi peradangan. Penelitian pada tikus menemukan bahwa ekstrak kelapa dan minyak kelapa dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.
  2. Mengurangi ukuran infeksi lambung. Dalam satu penelitian, cairan ini dapat mengurangi ukuran luka pada lambung pada tikus. Manfaat ini menyerupai efek yang dihasilkan oleh obat-obat anti-ulkus/luka.
  3. Memerangi virus dan bakteri. Studi menunjukkan bahwa asam laurat pada santan dapat mengurangi kadar virus dan bakteri penyebab infeksi, termasuk yang ada di mulut. Vitamin C dan asam Laurat yang terkandung di dalam sediaan murni dapat membantu dalam peningkatan kekebalan tubuh. Di dalam bahan murni cairan ini juga terdapat asam laurat, asam kaprat, yang berfungsi sebagai antimikroba dan anti-inflamasi guna menghambat pertumbuhan strain bakteri seperti Staphylococcus aureus, Mycobacterium tuberculosis dan Streptococcus pneumoniae agar mengurangi dampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi santan murni dalam jumlah yang sewajarnya dapat membantu kamu dalam memerangi penyakit-penyakit seperti flu dan batuk.

Efek Terhadap Berat Badan dan Metabolisme

Ada beberapa bukti bahwa lemak MCT dalamnya bermanfaat pada proses metabolisme yang berujung pada penurunan berat badan. Penelitian juga menunjukkan bahwa MCT dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori dibandingkan ketika kita mengonsumsi jenis lemak lain. Dari beberapa penelitian terkait, kadar kolesterol dan trigliserida terlihat membaik dengan mengonsumsinya. 

Namun, perlu diingat bahwa konsumsi bahwa konsumsi yang berlebihan dapat menganggu keseimbangan kadar kolesterol “jahat” LDL dan kolesterol “baik” HDL dalam tubuh. Konsumsi yang dianjurkan adalah 30-120 mL/hari untuk orang dewasa normal.

Sumber:

  • Spritzler, Franziska. 2018. Coconut Milk: Health Benefits and Uses. (dapat diakses pada https://www.healthline.com/nutrition/coconut-milk#bottom-line).
  • Syah, Andi Nur Aalam & D. Sumangat. MCT: Trigliserida pada minyak kelapa dan pemanfaatannya.Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian (digilib.litbang.deptan.go.id).
  • Rivers, Stacey & Given, Jodie.MCT Oil: Helful or Harmful. Massey University, University of New Zealand.
  • Assuncao ML, Ferreira HS, dos Santos AF, Cabral Jr CR, Florencio TM. 2009. Effects of Dietary Coconut Oil on the Biochemical and Anthropometric Profiles of Women Presenting Abdominal Obesity. Lipids. 44(7): 593-601 (dapat diakses pada https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19437058/.
  • Sumber gambar: https://freepik.com
Editor
Editor

Andi Imam Arundhana S.Gz., MPH

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on telegram

Baca juga artikel kami yang lain: