sumberku

4 Hal Penting dalam Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak

Daftar Isi

“Asupan gizi seimbang dan adekuat selama masa bayi dan anak usia dini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan setiap anak”

Masa sejak bayi lahir hingga usia dua tahun dikenal sebagai “critical window” atau jendela kritis. Periode ini sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak secara optimal. Banyak penelitian yang secara konsisten telah membuktikan bahwa periode ini merupakan titik kritis dalam masa pertumbuhan karena rentan mengalami defisiensi zat gizi mikro tertentu serta penyakit infeksi seperti diare.

Dalam upaya memperbaiki status gizi anak sehingga dapat tumbuh dengan optimal, Badan Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan empat hal penting yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh orang tua dalam praktik pemberian makanan pada bayi dan anak.

Apa saja empat hal penting itu?

1. Melakukan inisiasi menyusui dini (IMD)

Menurut WHO inisiasi menyusui dini (IMD) adalah memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi dalam waktu satu jam pertama segera setelah bayi lahir. Dengan praktik IMD ini, ibu dapat memberikan kolostrum kepada bayi baru lahir. Kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali yang berwarna kekuningan dan kental yang sangat penting bagi bayi baru lahir dalam melindungi infeksi.

Satu jam pertama dalam kehidupan bayi sangat penting untuk melalukan proses IMD yang dapat mendukung kelanjutan proses menyusui hingga anak berusia 24 bulan. IMD juga bermanfaat dalam membangun ikatan emosional antara ibu dan bayi. Keterlambatan inisiasi menyusui setelah satu jam pertama meningkatkan risiko kematian bayi, khususnya kematian bayi akibat infeksi.

2. Memberikan ASI eksklusif

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan tanpa minuman atau makanan tambahan lain.  ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan. Bayi yang diberi ASI Eksklusif selama 6 bulan akan memiliki tumbuh kembang yang optimal (normal), sehingga kejadian obesitas dapat dicegah, karena ASI dapat mengontrol berat badan bayi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI Eksklusif kepada bayi dapat meningkat pertumbuhan anak dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif. Namun dalam praktik, dukungan keluarga terutama suami sangat berpengaruh terhadap kesuksesan pemberian ASI eksklusif oleh ibu.

3. Memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI)

Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. MP-ASI merupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan bayi.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian makan pada bayi dan anak yang meliputi usia anak, frekuensi pemberian makanan dalam sehari, jumlah pemberian makanan atau porsi untuk sekali makan, tekstur makanan, variasi makanan, memberikan makanan secara aktif dan selalu menjaga kebersihan.

Pemberian MP-ASI terlalu dini (sebelum usia 6 bulan) atau terlambat, makanan yang diberikan tidak cukup dan frekuensi yang kurang berdampak terhadap pertumbuhan bayi. Dengan pemberian MP-ASI yang tepat dan cukup dari segi kualitas maupun kuantitasnya penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak.

4. Meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan

Anak berusia 6 sampai 24 bulan tidak lagi hanya diberikan ASI saja tetapi harus ditambah dengan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI). Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ASI tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak pada usia 6 sampai 24 bulan sehingga harus ditambah dengan pemberian M-PASI. Meski anak telah diberikan MP-ASI, disarankan untuk tetap memberikan ASI hingga anak berusia 24 bulan.  

Sumber:

  • World Health Organization (WHO). Infant and young child feeding. World Health Organization. 2009. 1–127 p.
  • Ahmed AE, Salih OA. Determinants of the early initiation of breastfeeding in the Kingdom of Saudi Arabia. Int Breastfeed J. 2019;14(1):1–13.
  • Al Rahmad A. Pemberian Asi Dan MP-Asi terhadap Pertumbuhan Bayi Usia 6 – 24 Bulan. J Kedokt Syiah Kuala. 2017;17(1):8–14.
  • Sumber gambar: www.janethes.com/
Editor
Editor

Asriadi Masnar, S.Gz., GradDip., (FS.Tech)., M.Sc

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on telegram

Baca juga artikel kami yang lain: